Surfer Girl Short Story Contest:
INTAN RASTINI
Sehari saja bersama teman-teman terbaiku rasanya kurang! Aku sudah menghabiskan 24 jam dan hasilnya... dapur berantakan serta habisnya bahan-bahan mentah di lemari es! Kini perut kami semua kenyang diliputi rasa kantuk. z... z... z... Kegiatan hari ini memanjakan lidah sampai terbawa mimpi!
Pagi-pagi sekali aku pergi ke pasar untuk membeli bahan-bahan makanan yang segar. Banyak yang harus kubawa sehingga aku mencari jasa tukang jinjing. Namun belum sampai kutemukan tukang jinjing langgananku, aku berpapasan dengan Summer, Niki dan Grinder! Mereka menyapaku dan menawarkan bantuan membawakan belanjaanku! Senangnya...
"kamu membeli banyak sekali bahan makanan!" Seru Summer.
"Apa yang akan kamu masak dari semua bahan ini?" Tanya Niki.
"Apakah kami boleh membantu?" Tanya Grinder.
"Oh, kalian boleh saja ikut dan ayo kita masak apa yang bisa kita buat dari bahan-bahan ini!" Jawabku.
Mereka antusias sekali, sehingga mereka pun ikut pulang ke rumahku dengan semangat membara untuk memasak! Yeaaay, aku mendapatkan pasukan juru masak, nih! Kami mulai mengeluarkan bahan-bahan yang akan dimasak dari pembungkus dan mulai mencuci bersih semuanya.
Niki memutuskan untuk membuat thousand island salad sebagai appetizer. Summer dan aku memasukkan keju ke dalam daging ayam untuk dibuat chicken cordon bleu, sedangkan Grinder? Apa yang kira-kira grinder kerjakan ya? Ternyata dia mencampur-campur mirin, kecap kedelai dan gula kedalam bowl. Saat aku bertanya apa yang dia buat, dia tersenyum lebar dan berkata, "saus teriyaki."
"Grinder, saladnya butuh dressing, nih... bisakah kita membuat thousan island dressing bersama?" Ajak Niki kepada Grinder.
"Tapi aku ingin buat chicken teriyaki dengan taburan wijen!" Grinder bersikukuh.
"Baiklah aku akan membantumu nanti, setelah kita selesai membuat dressing, bagaimana?"
"Alright, sepakat."
Sudah hampir siang, tapi masakan yang kami buat belum juga selesai juga. Gawat! kami semua sudah mulai menjadi lapar!
"Aduh perutku udah lapar, nih...!Tapi masakan belum siap untuk disantap." Kata Summer lesu.
Aku pun mengambil fresh milk dan sereal dari lemari es, "Nah...! Selagi menunggu masakan matang, kita sarapan sereal dulu ya teman-teman!"
"Setuju!!!" Semua pun bergegas mengambil bowl dan sendok lalu menghampiriku untuk minta dibagikan fresh milk dan sereal.
Akhirnya masakanku dan Summer sudah siap disajikan, chicken cordon bleu telah siap disantap!!! Sayangnya, Nikki dan Grinder masih belum selesai membuat dressing, mereka masih membuat mayonaise. Mereka mengulang-ulang campuran mayonaise sampai berkali-kali!
"Ngapain kalian bikin mayonaise sendiri?" Tanyaku, sambil meyodorkan kepada mereka kaleng berisi sesuatu berwarna putih, "pakai ini dong, yang udah jadi!"
"Uwaaaaaah, kamu kok nggak bilang dari tadi kalau punya mayonaise!" Seru Niki yang emosinya jadi campur aduk kepadaku.
"Kalau begitu ayo kita istirahat makan siang dengan chicken cordon bleu dulu, nanti appetizernya balakangan aja he he he he..." nampak dari wajahnya Grinder sudah kelelahan membantu Niki membuat mayonaise.
Hmmm... rasa masakan pertama yang kami cicipi tidak kalah dengan rasa masakan di cafe-cafe lho! Setelah makan siang, Grinder-lah yang paling semangat menyelesaikan dressing salad Niki supaya dia bisa menyelesaikan kreasi masakannya. Sebenarnya pembuatan saladnya sangat mudah, namun dari tadi campuran mayonaisenya pecah melulu, jadi Nikki harus mengulang campurannya sampai berhasil menyatu dengan sempurna.
Semua ayam yang aku beli sudah habis untuk dibuat chicken cordon bleu, Grinder pun terlihat kecewa karena ia tidak dapat membuat chicken teriyaki padahal sausnya sudah jadi! Hmmmm, aku dan summer merasa kasihan kepada Grinder.
"Buat takoyaki saja, Grind! Ini ada seafood yang belum kita olah!" Seru Niki tiba-tiba dan menyemangati Grinder.
Maka kami semua bertekad untuk membantu Grinder... Tapi, setelah menikmati appetizer salad yang terlambat. Hi hi hi. Thousand island salad kami makan bersama-sama untuk membakar semangat, supaya energi kita penuh lagi. Niki yang mengusulkan membuat Takoyaki kepada Grinder, eeehh... malah asik mengolah artichoke!
Hari ini menu favorit Grinder adalah masakan jepang, makanya dia langsung mengerjakan pembuatan takoyaki yang diisi cumi-cumi dan udang. Dia juga nggak mau menyia-nyiakan saus teriyaki buatannya, lho! Sehingga disiramkannya ke atas takoyaki yang udah jadi. Kami pun membantu garnishnya dengan taburan daun parsley sebagai ganti dari nori powder, sayang cuma kurang katsuobushi saja.
Karena aku suka kentang, maka aku tak lupa untuk membuat french fries. Apalagi masih bisa dimakan dengan mayonaise dan sisa saus teriyaki buatan Grinder yang masih banyak!
"Untuk makan malam kita, jangan lupa konsumsi sayur, dong! Untung udah aku masakin grilled artichoke ini" Niki memamerkan masakannya kepada kami semua yang bentuknya juga hampir bulat-bulat seperti takoyaki. " sayur bunga ini susah lho masaknya kalo nggak bener-bener tau caranya!" Niki menjelaskan dengan sangat bangga.
"Iya, deh..." kata Summer mempercayai Niki. "Jangan lupa buahnya ya teman-teman!"
Nyam nyam....

Chicken Cordon Bleu a la Summer and Me

Niki's Salad with Thousand Island dressing

The Favorite Takoyaki of Grinder

Grilled Artichoke by Niki

Last but not least!!






